AldiraSandalSepatu.com
INFO ALDIRA ===> Selamat datang di website kami, saat ini grosiran kami off dulu, hanya sandal untuk hotel, rs, souvenir dan promosi saja... utk info lebih lanjut dan detail silahkan hubungi marketing kami, via WA sangat disarankan. Terimakasih Home
How to BuySite MapAbout UsContact Us
Search
Search:
News
27 Agustus 2016
Membaca Mushaf Al Quran Tanpa Berwudhu, Bolehkah?
Membaca mushaf Al Quran penuh keutamaan. Keutamaannya bahkan bisa didapat dari setiap huruf yang dibaca. Namun, apakah keutamaan tersebut masih berlaku saat membaca mushaf Al Quran tanpa berwudhu? detail

27 Agustus 2016
Membaca Al Quran di Kuburan, Bolehkah?
Membaca Al Quran di kuburan termasuk hal yang diperdebatkan. Ada yang membolehkan, memakruhkan, ada juga yang membid’ahkan. Pendapat manakah yang lebih kuat? detail

27 Agustus 2016
Adab Membaca Al Quran Elektronik
Dewasa ini, seiring semakin canggihnya teknologi, gaya hidup membaca Al Quran mulai berubah. Hanya dengan mengetapkan jari pada perangkat elektronik atau smartphone, seseorang sudah dapat menenggelamkan diri pada kenikmatan membaca Al Quran. Lantas, bagaimanakah adab-adab membaca Al Quran elektronik seperti itu? Apakah sama dengan adab membaca Al Quran menggunakan mushaf? detail

» index berita
Others
Others

Membaca Mushaf Al Quran Tanpa Berwudhu, Bolehkah?


27 Agustus 2016

Membaca mushaf Al Quran penuh keutamaan. Keutamaannya bahkan bisa didapat dari setiap huruf yang dibaca. Namun, apakah keutamaan tersebut masih berlaku saat membaca mushaf Al Quran tanpa berwudhu?

 

TERKAIT membaca mushaf Al Quran tanpa berwudhu, ada satu kisah dari sahabat Abdullah bin Abbas. Suatu ketika, dia pernah menginap di rumah Maimunah (dia adalah bibinya) yang juga istri Rasulullah saw. Sekira tengah malam, Rasulullah saw. bangun lalu mengusap wajahnya yang mulia dengan tangan. Beliau kemudian membaca sepuluh ayat terakhir dari surah ‘Ali Imrân. Setelah membacanya, barulah Rasulullah saw. berwudhu dan menunaikan shalat malam.

Hadis dari sahabat Abdullah bin Abbas ini menjadi dasar bagi diperbolehkannya membaca mushaf Al Quran tanpa berwudhu sebelumnya. Hadis ini jelas-jelas menggambarkan bagaimana Rasulullah saw. (manusia yang terpelihara dari kesalahan) telah membaca ayat-ayat Al Quran tanpa berwudhu. Namun, ada catatan pula dari sejumlah ulama, bahwa bacaan Al Quran di sini lebih merujuk pada hapalan, bukan bacaan dari mushaf.

Dikisahkan pula bahwa suatu ketika sahabat Ali bin Abi Thalib buang air. Dia kemudian membaca beberapa ayat Al Quran. Padahal, saat itu dia belum berwudhu. Selepas membaca Al Quran, Ali bin Abi Thalib berkata, “Bacalah olehmu Al Quran selama engkau tidak (sedang) junub. Apabila sedang junub, janganlah kamu membacanya walau hanya satu huruf.” (HR Baihaqi, Daruquthni)

Atas dasar hal ini, Imam An Nawawi pun berkomentar, “Disunnahkan membaca Al Quran dalam keadaan punya wudhu. Apabila seseorang membacanya dalam keadaan punya hadats kecil, para ulama berijma’ akan kebolehannya. Ada banyak hadis yang menunjukkan hal tersebut.” (Masa’ilu Al Imami Ahmad Riwayatu Ibnu Hani’, 1/30, dalam Ahmad Salim, hlm. 22)

Fuqaha yang Mengharamkan Membaca Mushaf Al Quran Tanpa Berwudhu

Mayoritas fuqaha bersepakat mengenai hukum membaca mushaf Al Quran tanpa berwudhuatau memiliki hadats. Fuqaha dari keempat mazhab, yaitu Hanafi, Maliki (mengecualikan guru dan murid yang berhadas kecil ketika mereka tengah dalam proses belajar mengajar), juga Syafi’i, dan Hambali (sebagaian ulama Mazhab Hambali mengharamkan menyentuh tulisannya, bukan bagian yang tidak tertulisi atau sampulnya), mereka mengharamkan orang yang berhadas untuk menyentuh mushaf Al Quran. (Al Mabsuth, 3/135 dan Bada’i-ush-Shana’i, dalam Ahmad Salim, hlm. 31)

Mereka mendasarkan argumennya pada sejumlah dalil, antara lain:

  • Surah Al Wâqi’ah ayat 77-79 yang menyatakan kemuliaan dan keterpeliharaan Kitabullâh sehingga tidak ada yang menyentuhnya (Al Quran), kecuali mereka yang disucikan.
  • Hadis yang diriwayatkan oleh kakenya Amru bin Hazm bahwa Nabi saw. mengirim surat kepada penduduk Yaman. Di antara isi surat tersebut adalah larangan menyentuh Al Quran selain orang yang dalam keadaan suci. (Sunan Ad Daruquthni dan Baihaqi)
  • Hadis yang diriwayatkan dari sahabat Abdullah bin Umar ra. bahwa Nabi saw. melarang kaum Muslim bepergian ke negeri musuh dengan membawa mushaf Al Quran. (HR Bukhari Muslim)
  • Sebuah atsar dari Salman Al Farisi menyebutkan bahwa ketika dia bepergian bersama Alqamah bin Qais, dan dia baru saja buang air besar, Alqamah memintanya untuk berwudhu. Dia akan menanyakan tentang sesuatu dari Al Quran. Salman pun mempersilahan Alqamah untuk bertanya, sementara dia tidak menyentuhnya (Al Quran). (HR Daruquthni, Baihaqi)

 

Para fuqaha yang mewajibkan bersuci sebelum menyentuh mushaf menyebutkan sejumlah keadaan di mana menyentuh mushaf diperbolehkan tanpa bersuci terlebih dahulu. Keadaan itu adalah:

  • pertama, apabila dikhawatirkan mushaf akan terbakar, tenggelam, rusak, dan semisal dengannya;
  • kedua, apabila dikhawatirkan mushaf akan diambil dan dihinakan oleh orang-orang kafir;
  • ketiga, apabila dikhawatirkan mushaf akan jatuh ke tempat yang kotor atau najis. (Al Majmu’, 2/70 dan Raudhatut-Thalibin, 1/181, dalam Ahmad Salim, hlm. 32)

 

Fuqaha yang Membolehkan Membaca Mushaf Al Quran Tanpa Berwudhu

Namun demikian, ada sejumlah ulama yang memperbolehkan kita untuk membaca mushaf Al Quran tanpa berwudhu terlebih dahulu. Mereka adalah ulama Mazhab Zhahiri, dalam hal ini Ibnu Hazm, yang memperbolehkan seseorang yang berhadats untuk menyentuh mushaf Al Quran secara mutlak (Al Muhallah, 1/77). Adapun dalil yang dijadikan landasan adalah sebuah hadis yang menerangkan bahwa Nabi saw. mengirim surat kepada Heraclius (Kaisar Romawi). Dan, di dalam surat tersebut, Nabi saw. menyertakan firman Allah Ta’ala, yaitu surah ‘Ali ‘Imrân ayat 64. Ibnu Hazm pun beralasan bahwa apabila orang yang berhadas diperbolehkanmembaca mushaf Al Quran tanpa berwudhu, maka menyentuhnya pun tentu lebih diperbolehkan. ***

Dikutip dari idequran

 



Baca juga
  » 27 Agustus 2016
Membaca Al Quran di Kuburan, Bolehkah?
Membaca Al Quran di kuburan termasuk hal yang diperdebatkan. Ada yang membolehkan, memakruhkan, ada juga yang membid’ahkan. Pendapat manakah yang lebih kuat?

  » 27 Agustus 2016
Adab Membaca Al Quran Elektronik
Dewasa ini, seiring semakin canggihnya teknologi, gaya hidup membaca Al Quran mulai berubah. Hanya dengan mengetapkan jari pada perangkat elektronik atau smartphone, seseorang sudah dapat menenggelamkan diri pada kenikmatan membaca Al Quran. Lantas, bagaimanakah adab-adab membaca Al Quran elektronik seperti itu? Apakah sama dengan adab membaca Al Quran menggunakan mushaf?

  » 27 Agustus 2016
Membaca Al Quran ketika Haid, Bolehkah?
Membaca Al Quran ketika haid adalah persoalan fiqhiyah yang tiada pernah berakhir. Pendapat para ulama pun terbagi. Ada yang melarang, ada pula yang membolehkannya. Tentu saja keduanya memiliki dalil-dalil atau argumen tersendiri. Adakah yang paling kuat?

  » 27 Agustus 2016
Hukum Membaca Al Quran Berjamaah Saat Ramadhan
Praktik membaca Al Quran berjamaah saat Ramadhan dengan dipandu oleh satu suara dihukumi secara berbeda oleh para ulama. Ada yang menghukumi makruh. Ada yang menghukuminya sunnah. Ada pula yang menghukuminya sebagai perbuatan mubah. Mana yang paling tepat?

  » 27 Agustus 2016
Membaca Al Quran Hati Menjadi Tenang, Benarkah?
Banyak manusia modern kehilangan ketenangan. Dan Al Quran pun datang menjanjikan solusinya. Benarkah? Bagaimana bisa dengan membaca Al Quran hati menjadi tenang?

  » 27 Agustus 2016
Mukjizat Al Quran dari Segi Kandungan Isinya
Mukjizat Al Quran dari segi kandungan isinya dapat dilihat dari banyak sudut pandang. Dari arah mana pun orang memandang, dia akan mendapatkan aneka keistimewaan. Semakin dipandang, semakin tampak keindahannya, semakin banyak pula keajaiban yang didapatinya.

  » 27 Agustus 2016
Siapakah Golongan yang Membaca Al Quran Kemudian Melupakannya?
Setiap muslim hampir dapat dipastikan memiliki aktivitas membaca Al Quran. Namun, sebagian di antara mereka ternyata masuk ke dalam golongan yang membaca Al Quran kemudian melupakannya. Siapa saja mereka?

  » 27 Agustus 2016
Membaca Al Quran Sambil Tiduran, Bolehkah?
Semangat membaca Al Quran tengah menggejala di masyarakat. Pemandangan membaca Al Quran pun tampak di mana-mana. Tak jarang, sebagiannya membaca Al Quran dengan posisi tak biasa, seperti tiduran. Bolehkah membaca Al Quran sambil tiduran?

  » 16 Agustus 2016
Keuntungan di Balik Sandal Sederhana
Sandal hotel pasti tidak asing bagi mereka yang sering melakukan aktivitas bepergian keluar kota dan menginap di sebuah penginapan ataupun hotel.

  » 16 Agustus 2016
Berbisnis Sandal Khusus di Dalam Ruangan
Berbisnis Sandal Khusus di Dalam Ruangan Sandal bisa dikatakan menjadi salah satu benda yang wajib untuk ada di sebuah penginapan

  » 16 Agustus 2016
Kesempatan Mendapat Peluang dari Produksi Sandal
Mencari peluang usaha di zaman yang sekarang ini hampir dilakukan oleh setiap orang bahkan juga oleh setiap lapisan masyarakat, salah satunya menemukan peluang melalui bisnis sandal souvenir

  » 16 Agustus 2016
Kiat-kiat dalam Berbisnis Sandal
Berbisnis sandal bukanlah hal yang sulit, tetapi juga tidak berarti disebut mudah

  » 16 Agustus 2016
Mencari Peluang Bisnis Melalui Usaha Produksi Sandal
Menjadi seorang pengusaha sandal memiliki peluang yang cukup menjanjikan, begitu juga dengan memproduksi sandal souvenir

  » 14 Agustus 2016
Peluang Untung dari Sandal Souvenir
Peluang untung dari sandal souvenir pernikahan dimasa depan

  » 14 Agustus 2016
Berbisnis Sandal Souvenir dengan Peluang Besar
Berbisnis Sandal Souvenir dengan Peluang Besar serta menggiurkan

  » 14 Agustus 2016
SANDAL INDOOR ATAU OUTDOOR ???
Ragam jenis sandal, termasuk indoor atau outdoor kah sandal yang kita pakai

  » 14 Agustus 2016
RAGAM SANDAL DAN FUNGSINYA
Berbagai jenis sandal atau alas kaki dan fungsi tujuannya

  » 14 Agustus 2016
SEJARAH SANDAL
Mengenal sandal dari sejarah serta macam-macam jenisnya

  » 13 Agustus 2016
1 MOUNTH 1 MILLION SLIPPER
Satu Bulan Satu Juta

  » 28 Januari 2016
Pusat Sandal Hotel Termurah
Tempat kami menjadi pusat penggudangan sandal hotel sejak 2004

Shopping Cart
shopping cart
Information
Product Scroller
Pembayaran
bca
No. Rek : 4370839820
a/n : Ucok Purwono

mandiri
No. Rek : 1310005352150
a/n : Ucok Purwono

bni
No. Rek : 0169020286
a/n : Ucok Purwono

bri
No. Rek : 088601001856509
a/n : Ucok Purwono

Testimonial
Suranata
Kalau beli 1 jutaan, berapa kira2 ongkos kirim ke denpasar - bali?

sutarso
maaf,saya beriminat untuk belanja ditempat sdr,tapi sya pengin tau perhitungan ongkos kirimnya.mksh

acep herman
pak sy mau belajar usaha,dan sy rencana mau ngambil prodak aldira,sy masih di wilayah bandung,kalow belanja langsung ke lokasi apakah bisa,t kasih

ucok purwono
[URL]
Mohon maaf, kami atas nama aldirasandalsepatu menyampaikan untuk pertanyaan seputar aldirasandalsepatu, apapun pertanyaannya, silahkan disampaikan melalui handphone operator pak davit 081322381884 ata... detail

» isi testimonial
» lihat testimonial
Others

 
© 2009 aldirasandalsepatu.com
Industri | Suplier | Grosir Sandal Sepatu

Showroom & Gudang ;
Jl. Kampung Sinom no. 29
Mandalamekar-Cimenyan-Bandung
(2km masuk dr jatihandap atau 2km masuk dr kuburan cina cikadut)
Phone : 022-8724 3837

email : admin@aldirasandalsepatu.com
 
Buka mulai 08.00 s/d 17.00 WIB